Motivator Indonesia Muda
Motivator Indonesia Muda
Impian saya sejak kecil sebenarnya sederhana yaitu menjadi pahlawan dalam arti
yang luas yaitu dapat membantu sesama dan membasmi kejahatan.Tetapi, saat beranjak de-
wasa ketika masih duduk dibangku sd, saya bermimpi untuk menjadi orang kaya, yang de-
ngan kekayaan itu saya dapat pergi ke luar negeri sesuka hati kemanapun dan kapanpun, dan
di saat yang sama saya dapat menolong sesama.
Namun, terkadang apa yang kita impikan tidak selalu berbanding lurus dengan ke-
nyataan. Setelah menyelesaikan kuliah bisnis, saya tidak punya arah sama sekali mau kema-
na setelah itu. Akhirnya saya mencoba untuk membuka mini market dengan brand, Al Hilal.
Pada 3 tahun pertama bisa dibilang sukses, tetapi tidak untuk tahun-tahun berikut
nya. Penyesalan saya saat itu adalah, kenapa saya bersantai-santai dan tidak berusaha untuk
membesarkan usaha yang ada, atau mencari usaha baru mumpung saya masih muda dan pu-
nya banyak waktu luang.
Tahun-tahun berikutnya seiring berjalannya waktu adalah masa-masa sulit bagi saya
karena selain usaha saya gagal, saya sebagai kepala keluarga juga harus menafkahi anak istri
saya. Di titik yang kritis ini, saya hanya bisa berupaya keras untuk menimba ilmu dan berdoa
agar bisa keluar dari krisis ini.
Kini, di tahun 2018, ada titik cerah dan saya yakin walau tidak bisa terwujud dalam
waktu singkat impian saya sedikit demi sedikit terwujud. Terutama menjadi orang kaya yang
bermanfaat, seperti impian saya sewaktu kecil.
Motivator Indonesia Muda
Impian saya sejak kecil sebenarnya sederhana yaitu menjadi pahlawan dalam arti
yang luas yaitu dapat membantu sesama dan membasmi kejahatan.Tetapi, saat beranjak de-
wasa ketika masih duduk dibangku sd, saya bermimpi untuk menjadi orang kaya, yang de-
ngan kekayaan itu saya dapat pergi ke luar negeri sesuka hati kemanapun dan kapanpun, dan
di saat yang sama saya dapat menolong sesama.
Namun, terkadang apa yang kita impikan tidak selalu berbanding lurus dengan ke-
nyataan. Setelah menyelesaikan kuliah bisnis, saya tidak punya arah sama sekali mau kema-
na setelah itu. Akhirnya saya mencoba untuk membuka mini market dengan brand, Al Hilal.
Pada 3 tahun pertama bisa dibilang sukses, tetapi tidak untuk tahun-tahun berikut
nya. Penyesalan saya saat itu adalah, kenapa saya bersantai-santai dan tidak berusaha untuk
membesarkan usaha yang ada, atau mencari usaha baru mumpung saya masih muda dan pu-
nya banyak waktu luang.
Tahun-tahun berikutnya seiring berjalannya waktu adalah masa-masa sulit bagi saya
karena selain usaha saya gagal, saya sebagai kepala keluarga juga harus menafkahi anak istri
saya. Di titik yang kritis ini, saya hanya bisa berupaya keras untuk menimba ilmu dan berdoa
agar bisa keluar dari krisis ini.
Kini, di tahun 2018, ada titik cerah dan saya yakin walau tidak bisa terwujud dalam
waktu singkat impian saya sedikit demi sedikit terwujud. Terutama menjadi orang kaya yang
bermanfaat, seperti impian saya sewaktu kecil.
Motivator Indonesia Muda
Komentar
Posting Komentar